Taman Kuburan Itu Bernama Istana Negara

Akibat lagu Jingga oleh Efek Rumah Kaca yang selalu meluluhkan air mata

Mari kita bicara soal kematian-kematian
yang tidak pernah boleh dibicarakan
Di taman kuburan tanpa nama, tanpa nisan,
tanpa undak, tanpa kemanusiaan

Taman kuburan itu bernama: istana negara

Ada yang bernyanyi lirih dan menyebut
nama-nama hantu-hantu kupu-kupu
beterbangan dalam bias cahaya doa-doa

Sudah tidak ada lagi sumpah serapah
kutukan amarah dendam dan kebencian

Semua sudah ditelan habis
oleh waktu yang memaksa
untuk merelakan kepergiannya

Yang tinggal adalah kesetiaan
untuk mengabadikan ingatan
tentang tragedi dan kehilangan

Buat orang-orang di masa ini
dan masa depan agar tidak lupa
agar tidak terulang agar tidak
mengulang mendulang nyawa-nyawa

Mereka yang kita kasihi
diambil semena-mena
seperti tak bermakna
seperti tak pernah ada

Monumen ini didirikan sendiri
tanpa uang, tanpa bebatuan,
tanpa tentara dan tanpa propaganda
hanya dengan tubuh payung hitam

Dan kehilangan tak tersembuhkan

Yang hilang menjadi katalis
di setiap kamis nyali berlapis

Sumarsih, ibu dari mahasiswa Universitas Atma Jaya Bernardus Realino Norma Wirawan atau Wawan yang tewas dalam tragedi Semanggi 1, mencium foto anaknya usia melakukan tabur bunga pada peringatan 17 Tahun Tragedi Semanggi 1 di Jakarta, Jumat (13/11).
Sumarsih, ibu dari mahasiswa Universitas Atma Jaya Bernardus Realino Norma Wirawan atau Wawan yang tewas dalam tragedi Semanggi 1, mencium foto anaknya usia melakukan tabur bunga pada peringatan 17 Tahun Tragedi Semanggi 1 di Jakarta, Jumat (13/11). Dalam peringatan tersebut para mahasiswa menuntut agar pemerintah serius dalam menangani kasus kekerasan serta terbunuhnya mahasiswa pada tragedi tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/15
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s