Telaga

Kala sendiri
Sepinya riang
Sunyinya nyaring
Diam, dia bahagia

Kasihnya pergi
Dua menjadi
Satunya letih
Dia, mengurung dirinya

O, apa guna
Membuka diri untuk cinta
Sementara di telaga
Hanya ada dia

Imajinasi
Jukstaposisi
Seakan nyata
Semua yang ia khayalkan

Lalu mengapa kau sedih
Setiap malam berlalu sendiri
dan pagi menghapus ilusi diri
yang kau racik sendiri, Kau teguk sendiri
cinta simpan sendiri benci diri sendiri

Iklan

2 thoughts on “Telaga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s